Author Archives: mardan bangun

TUTORIAL INTALANSI MESIN FINGGERPRINT di LINGKUNGAN PEMKAB LABUHANBATU

Tutorial Instalansi Mesin Absensi x-100c

CARA INSTALL  APLIKASI 

Langkah-langkah Installl program/aplikasi Manajemen Absensi  :

Pertama pilih Install Program Absensi , kemudian tekan tombol  “ O K” .

Langkah berikutnya anda  teka n tom bol  “ Ne xt” .

Langkan berikutnya tandai “ I Ac c e p t t h e  a g r e e m e n t ” , k e m u d i a n a nda  teka n tombol  “ Next” .

 

PENGATURAN PRESENSI

Pengaturan Presensi digunakan untuk menentukan aturan dasar absensi agar lebih sesuai dengan sistem absensi di perusahaan anda. Untuk menyesuaikan pengaturan software absensi pilih menu Pengaturan > Aturan Presensi.

 

Aturan Dasar

Isi nama perusahaan Anda dikolom

Nama Perusahaan

isi singkatan nama perusahaan anda di kolom Inisial.

Durasi kerja terlama kurang dari/

adalah waktu terlama jam kerja efektif yang berlaku di perusahaan Anda.

Durasi kerja terpendek lebih dari/

 adalah waktu terpendek jam kerja efektif yang berlaku di perusahaan Anda.

JK lewat tengah malam

 diasumsikan jika ada karyawan yang kerja melewati tengah malam maka karyawan tersebut dapat diasumsikan bekerja untuk hari pertama atau hari kedua.

Status keluar

digunakan untuk menentukan jika ada karyawan yang menggunakan status keluar pada jam kerja (break-out/in), apakah statusnya diabaikan, dianggap keluar, dianggap tugas keluar atau harus dicek lebih dahulu.

Status Lembur

digunakan untuk menentukan jika ada karyawan yang menggunakan status lembur (OT in/OT-out) apakah statusnya tersebut diabaikan, langsung dianggap lembur atau harus dicek dulu oleh administrator aplikasi.

 

Kalkulasi

 

Satu hari kerja/menit adalah total jam kerja efektif yang berlaku umum di perusahaan Anda, begitu juga toleransi terlambat atau pulang cepat. Pengisian ini sifatnya umum, Anda nantinya dapat mendefinisikan total jam kerja departemen atau karyawan melalui Pengaturan Jam Kerja. Jika karyawan tidak scan masuk maka karyawan dapat dianggap terlambat atau absen. Tandai pilihan tidak scan masuk sebagai ...dan isi durasi yang Anda inginkan untuk mengaktifkan fitur ini. Sebaliknya jika ada karyawan tidak scan keluar dapat dianggap pulang cepat atau absen. Tandai pilihan tidak scan keluar sebagai… dan isi durasi yang Anda inginkan untuk mengaktifkan fitur ini.

 

Jika ada karyawan yang terlambat dari durasi yang Anda tentukan dapat dianggap absen. Tandai pilihan Jika terlambat dan isi durasi yang Anda inginkan untuk mengaktifkan fitur ini. Jika ada karyawan yang pulang cepat lebih dari durasi yang Anda tentukan dapat dianggap absen. Tandai pilihan Jika pulang cepat dan isi durasi yang Anda inginkan untuk mengaktifkan fitur ini. Untuk mengatur durasi minimal lembur ditempat Anda, tandai pilihan Lembur/menit setelah scan pulang dan isi durasi minimal lembur yang Anda inginkan.

 

Status Presensi

 Pengaturan Status Presensi ini digunakan untuk menentukan aturan cara perhitungan dan pembulatan Jam Kerja Normal, Terlambat, Plng Cepat, Dinas Luar, Izin, Absen, Lembur, Lembur Bebas, dll.

 

Pengaturan digunakan untuk menentukan : 1. Jenis satuan durasi yaitu dalam hari, jam, atau menit. 2. Panjang durasi minimal. 3. Pembulatan durasi. Ada 3 (tiga) cara pembulatan yang dapat Anda pilih, yaitu : 1. Pembulatan kebawah. Mis: 1,1 atau 1,9 akan dibulan menjadi 1. 2. Pembulatan ke atas. Mis : 1,1 atau 1,9 akan dibulatkan menjadi 2 3. Tanpa pembulatan. Mis : 1,5 akan dibulatkan menjadi 2, dan 1,4 akan dibulatkan menjadi 1.

Set Akhir Pekan

Pengaturan set akhir pekan ini untuk menentukan hari apa saja yang akan dianggap sebagai akhir pekan, dan bisa juga untuk mengatur bila ada yang masuk pada akhir pekan maka akan automatis akan dihitung sebagai lembur.

Pilih menu Pengaturan > Departemen Dalam menu Pengaturan Departemen ini Anda dapat membuat departemen/divisi yang ada di perusahaan Anda. Untuk membuat/menambah departemen tekan tombol Tambah, isi nama departemen/divisi lalu OK. Untuk menghapus departemen/divisi pilih dulu departemen/divisi lalu tekan tombol Hapus. Jika Anda menghapus sebuah departemen dimana dalam departemen tersebut telah ada beberapa karyawan maka secara otomatis karyawan- karyawan akan dipindahkan ke departemen induk.

Untuk mengubah nama departemen/divisi, pilih departemen/divisi lalu tekan tombol Ubah Nama lalu klik Enter.

Jika Anda ingin memindahkan Sub departemen ke departemen lain, silahkan klik dan drag departemen tersebut ke departemen yang dituju. Klik tombol Karyawan, akan muncul tampilan berikut :

(a&n)

 

Penyusunan SKP PNS Tahun 2018

[Rantauprapat]. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Labuhanbatu kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk membuat dan melaporkan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk tahun 2017 sebagai laporan kinerja dan 2018 sebagai kontrak kerja.

Hal ini juga sejalan dengan Surat Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Nomor 032.4/KR.VI/BKN/I/2018 tanggal 24 Januari 2018 perihal Monitoring Penyusunan SKP PNS Tahun 2018.

Laporan kinerja 2017 dan kontrak kerja 2018 ini nantinya akan menjadi bahan kajian BKPP selaku pengemban Tugas Fungsi Pembinaan Aparatur dan manajemen Kepegawaian. Sesuai dengan Undang-Undang ASN nomor 5 tahun 2014, Setiap ASN diwajibkan membuat kontrak kerja diawal tahun dan dilakukan penilaian oleh pejabat penilai diakhir tahun anggaran.

Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pembinaan, Erna Hayati, SE, MAP menjelaskan bahwa penilaian dalam SKP ini akan dimasukkan ke dalam aplikasi e-lapkin besutan Badan Kepegawaian Negara. Sebagaimana BKPP melakukan fungsi pengawasan akan disiplin pegawai dalam perencanaan kinerja, demikian halnya BKN melakukan pengawasan terhadap seluruh ASN se-Indonesia, dan akan memberi teguran ataupun hukuman disiplin  terhadap pelanggaran disiplin ini.

Diharapkan setiap ASN dapat membuat SKP yang lebih akurat dengan berangkat dari evaluasi SKP tahun sebelumnya, hal ini agar Profesionalitas dan kompetensi ASN tersebut semakin meningkat dan kinerja semakin terukur dengan akurat, untuk mendapatkan Tunjangan yang layak. “Gagal berencana berarti berencana untuk gagal” demikian Kasubbid Pengadaan dan Pembinaan mengakhiri penjelasannya. (a&n)

Absen Finggerprint BKPP: Tak sekedar Mesin

[Rantauprapat]. Sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten  Labuhanbatu Nomor 800/4598/BKPP-III/2017 Tanggal 20 Oktober 2017 perihal Himbauan untuk Pengadaan Alat Absensi Elektronik, maka BKPP labuhanbatu mulai menerapkan sistem perekaman bukti absensi dengan menggunakan mesin finggerprint.

Sesuai dengan yang dipersyaratkan, Mesin finggerprint bermerk Solution type X100c itupun secara resmi beroperasi sejak Bulan Januari 2018 dan menjadi satu-satunya alat bukti dan pengukur kehadiran Aparatur di BKPP Labuhanbatu.

Syamsir, SE selaku Kasubbag Umum dan Kepegawaian, mengaku penerapan mesin ini membawa dampak positif terhadap peningkatan kehadiran dan kinerja di lingkungan kerja yang ditanggungjawabinya. “kehadiran tepat waktu di pagi hari membuat pegawai kerja produktif dan lebih teratur” ujar beliau. Alat ini bukan sekedar merekam bukti absensi, tapi lebih dari itu alat ini, juga merekam semangat dan keterpercayaan antar pegawai satu sama lain, begitu Syamsir menjelaskan. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dengan fungsi pengukuran yang akurat, mesin ini membuat pegawai bekerja dengan nyaman tanpa curiga bahwa pegawai yang ogah-ogahan kerja dapat memiliki penghasilan yang sama, namun nantinya mesin inilah yang menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pegawai akan dibayar sesuai kerajinan dan keaktifannya dalam bekerja. Tepat waktu dan tepat fungsi akan memacu pegawai untuk meninggkatkan kemampuan dirinya, karena jika hanya bermalasan bukan hanya tidak menerima Tambahan Penghasilan Pegawai, namun juga akan menerima Hukuman Disiplin, Tandas Beliau. (a&n)

 

Aplikasi e-kinerja labuhanbatu : suatu kajian penelitian dan pengembangan yang melahirkan solusi inovatif

RANTAUPRAPAT – Seiiring semangat Reformasi Birokrasi dalam menciptakan good governance, Pemkab Labuhanbatu berinovasi melahirkan aplikasi e-kinerja sebagai media sekaligus alat penilaian kinerja terukur aparaturnya. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini sejak tanggal 20  sampai 22 Februari 2018, dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah Ahmad Muflih SH,MM, bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Permata Land Rantauprapat. Dalam pidato pembukaannya, Plt. Sekda mengingatkan agar semangat perubahan ini menjadi inspirasi bagi ASN labuhanbatu untuk semakin mengembangkan kapasitas diri dalam berkarir sebagai ASN. Dan diakhir acara pembukaan turut pula diserahkan username dan password aplikasi e-kinerja kepada Kepala BKPP labuhanbatu yakni Drs. Zainuddin Siregar selaku pengemban tugas fungsi pembinaan pegawai.

Pengembangan aplikasi ini dimotori oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Bagian Organisasi Tatalaksana (Ortala) dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) labuhanbatu dengan menjalin MoU / kerjasama bersama Politeknik Negeri Medan. Sampai saat ini pengembangan aplikasi ini sudah rampung untuk dapat disosialisasikan dan dijalankan. Sesuai arahan Sekda aplikasi ini sudah akan digunakan sebagai acuan untuk pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di bulan Maret 2018, dan dengan catatan setiap Aparatur harus sudah memasukkan aktivitas mereka sejak januari 2018 ke dalam sistem ini.

Balitbang Babupaten Labuhanbatu selaku panitia penyelenggara tak tanggung-tanggung mengundang 3 narasumber sekaligus untuk memastikan sosialisasi ini tuntas dipahami seluruh undangannya. Diantaranya Ismail Husni, S.Kom mewakili Politeknik Negeri Medan untuk urusan pengembangan fitur aplikasi, juga Nelson Muhammad Bangun, ST, MM Selaku kabag Ortala untuk penjelasan arah kebijakan peraturan TPP yang berlaku, serta Mardan Bangun, M.Psi selaku kasi Informasi Kepegawaian BKPP untuk urusan penerapan disiplin dan absensi terintegrasi sistem finggerprint.

“Aplikasi ini sudah hampir rampung, namun akan terus-menerus dievaluasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan waktu” demikian berulang kali kabag Ortala  menekankan. “Namun yang perlu ditangkap adalah semangat perubahan menuju arah yang lebih baik” tambah Kepala Balitbang, Hobol Zulkifli Rangkuti ,S.Sos dalam laporannya selaku ketua panitia pelaksana. Mungkin inilah yang dimaksud Presiden Jokowi dalam Nawacita-nya sebagai Pembangunan Infrastruktur yang membangun Budaya, semuanya demi perubahan yang lebih baik. KERJA, KERJA, KERJA. (a&n)